Lompat ke konten
LSSD Pocketbook
🛡️ County of Los Santos

LSSD Deputy Pocketbook

Los Santos Sheriff Department — semua yang kamu butuhkan sebelum turun patroli: kode radio, SOP taktis, penal code, sampai tool bikin laporan otomatis.

37
Bagian
48
Ten Codes
7
Kategori
Struktur

Chain of Command

Kalian harus tau susunan dari Chain of Command di LSSD. Urutan dari pangkat tertinggi ke terendah:

  1. Sheriff
  2. Undersheriff
  3. Assistant Sheriff
  4. Division Chief
  5. Area Commander
  6. Captain
  7. Lieutenant
  8. Sergeant
  9. Deputy Sheriff 2
  10. Deputy Sheriff 1
  11. Deputy Sheriff
  12. Deputy Sheriff Trainee
  13. Academy Recruit
Warna Tingkatan Staff
AbuAcademy Recruit
KuningField Staff
MerahSupervisory Staff
HijauCommand Staff
BiruExecutive Staff

Yang Harus Kalian Patuhi

Perihal Chain of Command, kalian harus mematuhi semua Deputy dan Sheriff di LSSD. Jika terdapat suatu hal mengenai persetujuan maupun omongan apapun yang memerlukan bantuan dari atasan, bicarakan terlebih dahulu kepada seseorang dengan pangkat 1 tingkat di atas dirimu.

Contoh

Jika kamu seorang Deputy yang ingin menanyakan kenaikan pangkat, mintalah tolong kepada Deputy Bonus I atau FTO terlebih dahulu. Jangan langsung menanyakan kepada Captain atau Sergeant — karena kita menerapkan Chain of Command.

Ingat — Chain of Command adalah RANTAI KOMANDO!!! Bukan LINE PURSUIT!!!

Struktur

Divisi & Biro

Professional Standards Division
  • Internal Affairs Bureau
  • Advocacy Bureau
Administrative Services Division
  • Sheriff's Information Bureau
  • Human Resources Bureau
Patrol Division
  • Park Ranger Bureau
  • Paleto Bay Station
  • Roxwood Station
Criminal Investigation Division
  • Major Crime Bureau
  • Operation Safe Street Bureau
Special Operation Division
  • Aero Bureau
  • High Speed Response Bureau
  • Special Enforcement Bureau
Struktur

Callsign System

CallsignUnit
SHERIFFHigh Command
CHARLESCommand Staff
ROBERTPartnered Unit
KINGSolo Unit
HAVANAInterceptor Unit
HIENAInterceptor High Command
MILEMotorcycle Unit
XIERRAMetro / Tactical Unit
KONGBearcat / Armored Unit
WASHINGTONK-9 Unit
EAGLEAir Support Unit (Aero)
NORADetective Bureau
Komunikasi

Ten Codes

Ten Codes yang paling sering dipakai di lapangan. Harus dipahami semua ya.

CodeArti
10-1Berkumpul / Meeting
10-2Sinyal radio bagus / Good Signal
10-3Menghentikan transmisi di radio (terlalu banyak suara)
10-4OK / Copy That
10-6Sedang sibuk / tidak dapat diganggu
10-7Tidak dalam pekerjaan / istirahat (melamun, makan, latihan)
10-8Kembali melakukan pekerjaan (patroli)
10-9Meminta mengulang transmisi terakhir
10-10Fight in Progress
10-12Stand By
10-13AOfficer Down (Urgent / mengancam nyawa)
10-13BOfficer Down (Not Urgent)
10-14Medic Down
10-20Menanyakan / menyatakan Lokasi
10-22Cancel
10-23Sampai di Lokasi
10-28Info Plate Vehicle
10-29Mengecek Criminal Record di MDT
10-31ABurglary / Pencurian Rumah
10-31BStore Robbery / Pencurian Toko
10-32Seseorang membawa Senjata Api
10-34Penjualan Narcotics
10-37Investigasi kendaraan misterius
10-38Melakukan Felony Stop
10-41On Duty
10-42Off Duty
10-45Illegal Hunting
10-47Terdapat orang yang terluka
10-50Kecelakaan kendaraan
10-52Membutuhkan EMS
10-55Melakukan Traffic Stop
10-57Sedang Melakukan Pengejaran / Pursuit
10-60Deskripsi Kendaraan di lokasi
10-61Deskripsi Suspect di lokasi
10-70Kebakaran yang terjadi
10-71Terjadi Penembakan / Shots Fired
10-74Negative
10-76Menuju ke lokasi / Enroute
10-77Membutuhkan Backup (Non-Emergency)
10-78Need Backup (Emergency)
10-80Officer in Danger, Cannot Respond
10-89Bomb Threat
10-90Bank / Jewelry / Cargo / Cash Exchange Robbery
10-94Illegal Racing in Progress
10-95Suspect tertangkap / in Custody
10-97Unauthorized Access
10-98Jailbreak
10-99Clear Area / situasi telah selesai
Komunikasi

Response Codes

Code 0
Situasi Emergency yang membutuhkan All Unit Kepolisian.
Code 1
Merespon situasi non-emergency. Tidak menggunakan Sirine maupun Lampu strobo.
Code 2
Situasi emergency tapi tidak sangat emergency (mis. store robbery). Lampu strobo aktif, tanpa Sirine.
Code 3
Situasi sangat emergency. Menggunakan lampu strobo dan sirine.
Code 4
Memberitahu unit lain bahwa situasi sudah terkendali, tidak butuh anggota tambahan.
Code 5
Memberitahu officer lain bahwa Divisi Detective sedang melakukan investigasi pada sebuah case.
Code 6
Memerintahkan deputy lain untuk melakukan pencarian di sekitar area terakhir visual.
Code 7
Sedang istirahat sejenak di tempat yang aman (Meal Break, memasang perban, mengecek MDT).
Komunikasi

Priority & Threat Level

Priority Codes
Priority 1
71 (Penembakan), 90 (Perampokan — ada 12 jenis), 13a (Burglary / Pencurian Rumah), dan Hostaging
Priority 2
78 (Need Assistance Urgent), 31 (Perampokan — 4 jenis), 34 (Narcotics Dealing dekat), dan 13b (Store Robbery / Pencurian Toko).
Priority 3
77 (Need Assistance Non-Urgent), 55 (Traffic Stop), 34 (Narcotics Dealing jauh).
Threat Level
Green — Low1-2 orang per unit mobil.
Amber — Medium1-2 orang per unit, harus ada Sergeant dengan Class 3.
Red — HighAll Unit and SEB deployed.
Komunikasi

Radio Abbreviations

SingkatanKepanjangan
ALSAdvanced Life Support
ASAPAs Soon As Possible
BLSBasic Life Support
BOLOBe On the Look Out
DOADead On Arrival
DOBDate of Birth
DOCDepartment of Corrections
DOJDepartment of Justice
EMSEmergency Medical Services
FTOField Training Officer
GOVGovernment
GSWGun Shot Wound
GSRGun Shot Residue
ICIncident Commander
LEOLaw Enforcement Officer
MDTMobile Data Terminal
PITPursuit Immobilization Technique
SOSShoot on Sight
VCBVisual Contact Broken
Radio

Radio Basics

Dasar komunikasi radio LSSD. Seluruh panggilan radio diucapkan dalam bahasa Inggris — terjemahan Indonesia hanya untuk memudahkan pemahaman, bukan untuk disiarkan.

1.1 Radio Communication Rules
  • Tekan tombol PTT, beri jeda satu detik, baru mulai berbicara.
  • Sebutkan callsign di awal dan akhir transmisi.
  • Gunakan bahasa Inggris yang singkat dan jelas. Buang kata yang tidak perlu.
  • Jangan memotong transmisi unit lain. Gunakan 10-3 jika radio terlalu ramai.
  • Jika suara tidak jelas, gunakan 10-9 untuk meminta pengulangan. Jangan menebak.
  • Sampaikan informasi secara berurutan, jangan melompat-lompat.
  • Selalu kembali ke 10-8 setelah situasi selesai.
1.2 Standard Radio Format
  1. Tujuan — Dispatch atau To IC
  2. Identitas — [CALLSIGN]
  3. Kejadian — kode situasi (10-55, 10-38, dan seterusnya)
  4. Lokasi — [STREET] atau [LOCATION]
  5. Deskripsi — 60 (kendaraan) atau 61 (suspect)
  6. Permintaan — backup atau instruksi lanjutan

Contoh Format Standar

EN

Dispatch, this is [CALLSIGN] reporting [SITUATION] at [LOCATION]. Standby for future updates.

ID

Dispatch, ini [CALLSIGN] melaporkan [SITUATION] di [LOCATION]. Standby untuk informasi selanjutnya.

Urutan ini dipakai untuk semua panggilan. Sesuaikan [SITUATION] dengan kode yang sesuai.

1.3 Common Radio Terms
TermArti
10-3Menghentikan transmisi di radio (terlalu banyak suara)
10-4OK / Copy That
10-8Kembali melakukan pekerjaan (patroli)
10-9Meminta mengulang transmisi terakhir
10-20Menanyakan / menyatakan Lokasi
10-28Info Plate Vehicle
10-29Mengecek Criminal Record di MDT
10-34Penjualan Narcotics
10-38Melakukan Felony Stop
10-55Melakukan Traffic Stop
10-57Sedang Melakukan Pengejaran / Pursuit
10-60Deskripsi Kendaraan di lokasi
10-61Deskripsi Suspect di lokasi
10-76Menuju ke lokasi / Enroute
10-77Membutuhkan Backup (Non-Emergency)
10-78Need Backup (Emergency)
10-95Suspect tertangkap / in Custody
95Sebutan singkat untuk 10-95 (suspect tertangkap)
Code 4Situasi sudah terkendali, tidak butuh unit tambahan
BOLOBe On the Look Out
ICIncident Commander
DispatchPusat komunikasi yang mengatur lalu lintas radio
1.4 Callsign Format
  1. Format: (Station)-(Callsign)-(Badge number)
  2. Contoh: 61-Robert-210 ditulis sebagai [CALLSIGN]
  3. Station menunjukkan asal unit, misalnya 61
  4. Callsign menunjukkan tipe unit, misalnya Robert untuk partnered unit atau King untuk solo unit
  5. Badge number adalah nomor badge deputy

Catatan

Di seluruh handbook ini callsign ditulis sebagai [CALLSIGN]. Ganti dengan callsign milikmu saat melakukan panggilan. Daftar lengkap callsign ada di bagian Callsign System.

Radio

Patrol & Unit Status

Panggilan dasar saat memulai patroli dan saat kembali bertugas setelah menangani situasi.

2.1 Starting Patrol

EN

Dispatch, [CALLSIGN] will be doing 10-8 in County Area. Standby for any update.

ID

Dispatch, [CALLSIGN] akan melakukan 10-8 di County Area. Standby untuk informasi selanjutnya.

Kapan dipakai: saat mulai patroli, sebelum meninggalkan station.

2.2 Returning to 10-8

EN

Dispatch, [CALLSIGN] is 10-8. Back to patrol.

ID

Dispatch, [CALLSIGN] kembali 10-8. Kembali patroli.

Kapan dipakai: setelah situasi selesai dan unit sudah siap menerima tugas baru.

Kapan Harus Kembali ke 10-8
  • Setelah situasi dinyatakan Code 4.
  • Setelah suspect selesai diproses dan diserahkan ke DOC.
  • Setelah kendaraan selesai diimpound atau disita.
  • Setelah mendapat izin break off dari IC.
  • Saat unit kembali available dan siap menerima tugas baru.
Radio

Traffic Stop — 10-55

Alur 10-55: memulai traffic stop, melakukan pengecekan, lalu menutupnya dengan Code 4. Jika situasi berkembang, lanjut ke 10-57 (pursuit) atau 10-38 (felony stop).

3.1 Initiating Traffic Stop

EN

Dispatch, [CALLSIGN] reporting doing 10-55 on [STREET]. 10-60 gonna be [VEHICLE] with [NUMBER] occupants. Need 77. Standby for future updates.

ID

Dispatch, [CALLSIGN] melaporkan sedang melakukan 10-55 di [STREET]. 10-60 adalah [VEHICLE] dengan [NUMBER] penumpang. Membutuhkan 77. Standby untuk informasi selanjutnya.

Kapan dipakai: saat menghentikan kendaraan. Sebutkan lokasi, deskripsi 10-60, dan jumlah penumpang.

3.2 Vehicle / Criminal Record Check

EN

Officer, please check 28 [PLATE] & 29 [CRIMINAL RECORD].

ID

Officer, tolong lakukan pengecekan 28 [PLATE] dan 29 [CRIMINAL RECORD].

Kapan dipakai: untuk meminta pengecekan plate (10-28) dan criminal record (10-29) lewat MDT.

3.3 Traffic Stop Cleared / Code 4

EN

Dispatch, [CALLSIGN] reporting for the last 10-55, now Code 4 at [STREET]. Back to 10-8.

ID

Dispatch, [CALLSIGN] melaporkan 10-55 sebelumnya sudah Code 4 di [STREET]. Kembali ke 10-8.

Kapan dipakai: saat traffic stop selesai tanpa eskalasi.

Radio

Traffic Stop → Pursuit — 10-57

Traffic stop yang berkembang menjadi pengejaran. Laporkan perubahan situasi segera, jangan menunggu sampai posisi kendaraan tidak lagi diketahui.

4.1 Changing 10-55 to 10-57

EN

Dispatch, for the last 10-55 situation on [STREET], it's now changing into an active 10-57 (pursuit). Requesting 10-78 (backup) on my 20 (location). Suspect is now heading [DIRECTION].

ID

Dispatch, untuk situasi 10-55 terakhir di [STREET], sekarang berubah menjadi 10-57 aktif (pursuit). Meminta 10-78 (backup) di 20 saya (lokasi). Suspect sekarang menuju [DIRECTION].

Kapan dipakai: saat kendaraan melarikan diri. Lanjutkan laporan berkala selama pengejaran.

4.2 Pursuit Information
  • Lokasi terkini — posisi kendaraan saat ini
  • Arah — [DIRECTION] yang sedang ditempuh
  • Deskripsi kendaraan — 60 beserta warna dan plate
  • Permintaan backup — 10-78
  • Informasi suspect — deskripsi 61 dan jumlah penumpang

Informasi Minimum

Minimal lima poin di atas harus disampaikan. Jika ada informasi tambahan seperti senjata atau sandera, sampaikan lebih dulu sebelum melanjutkan pengejaran.

Radio

Traffic Stop → Felony Stop — 10-38

Traffic stop yang berubah menjadi felony stop karena suspect terlibat kejahatan berat, memiliki warrant, atau masuk daftar BOLO.

5.1 Changing 10-55 to 10-38

EN

Dispatch, for the last 10-55, we changed to a 10-38. For the 60 and 61, we have warrants and a BOLO. Requesting 10-78 backup on my 20.

ID

Dispatch, untuk 10-55 terakhir, kami berubah menjadi 10-38. Untuk 60 dan 61, terdapat warrants dan BOLO. Meminta 10-78 backup di 20 saya.

Kapan dipakai: saat suspect terbukti memiliki warrant, BOLO, atau indikasi kejahatan berat.

5.2 Suspect Commands — Turn Off Vehicle

EN

Turn off the vehicle and throw the keys outside.

ID

Matikan kendaraan dan buang kunci kendaraan ke luar.

Berikan perintah satu per satu, dan tunggu suspect menuruti sebelum lanjut ke perintah berikutnya.

5.2 Suspect Commands — Exit Vehicle

EN

Exit the vehicle with your hands raised.

ID

Keluar dari kendaraan dengan tangan terangkat.

Pastikan tangan suspect terlihat sebelum ia keluar dari kendaraan.

5.3 Starting the Felony Stop

EN

This is IC. We're gonna do a 10-38 on my count. 3... 2... 1.

ID

Ini IC. Kita akan melakukan 10-38 sesuai hitungan saya. 3... 2... 1.

IC memimpin perhitungan sebelum seluruh unit bergerak. Jangan bergerak sebelum hitungan selesai.

Radio

Felony Stop → 95 / Suspect in Custody

Menutup felony stop setelah semua suspect berhasil diamankan.

7.1 Suspects Secured

EN

Dispatch, this is [CALLSIGN] reporting for the last 10-38. It's already Code 4. We got [NUMBER] 95s and gonna be escorting them to [STATION]. Thank you for all officers assisting.

ID

Dispatch, ini [CALLSIGN] melaporkan 10-38 terakhir. Sudah Code 4. Kami mendapatkan [NUMBER] 95 dan akan mengawal mereka ke [STATION]. Terima kasih kepada seluruh officer yang membantu.

Kapan dipakai: saat semua suspect tertangkap dan situasi sudah terkendali.

7.2 Reducing Units

EN

I only need one officer to process the suspect. All other units may break off.

ID

Saya hanya membutuhkan satu officer untuk memproses suspect. Unit lainnya dapat break off.

Kapan dipakai: saat unit tambahan tidak lagi dibutuhkan di lokasi.

Radio

Narcotics — 34 → 57

Transaksi narkoba (10-34) yang berubah menjadi pengejaran.

8.1 Changing 34 to 57

EN

Dispatch, we got active 34 changing to 57. For the 60 is [VEHICLE]. Requesting 10-78 on my 20 [LOCATION].

ID

Dispatch, kami mendapatkan 34 aktif yang berubah menjadi 57. Untuk 60 adalah [VEHICLE]. Meminta 10-78 di 20 saya [LOCATION].

Kapan dipakai: saat transaksi narkoba yang terpantau berubah menjadi pengejaran.

Radio

Responding to Active Situations

Menyatakan diri menuju lokasi situasi aktif. Laporkan 10-76 agar Dispatch dan unit lain tahu ada unit yang bergerak.

Situasi yang Didukung
CodeSituation
31AHouse Robbery
31BStore Robbery
90Bank Robbery

9.1 Responding / En Route

EN

Dispatch, [CALLSIGN] will be assisting for the last [SITUATION] at [LOCATION]. 10-76, stand by for further updates.

ID

Dispatch, [CALLSIGN] akan membantu situasi [SITUATION] terakhir di [LOCATION]. 10-76, standby untuk informasi selanjutnya.

Kapan dipakai: saat menuju lokasi situasi. 10-76 bersifat opsional — bisa dilepas jika situasinya sangat mendesak dan kamu langsung bergerak.

Versi Singkat

Jika situasi mendesak, lepas bagian "stand by for further updates" dan akhiri dengan 10-76.

Radio

On-Scene Situation Report

Laporan pertama saat unit sudah tiba di lokasi. Sampaikan berurutan agar Dispatch dan unit lain bisa langsung memahami situasinya.

10.1 Initial Situation Report

EN

For the last [SITUATION] at [LOCATION], we got active store robbery and hostage situation. There is possible 2 61 [SUSPECT] inside with 1 HOSTAGE. For the 60 is [VEHICLE] with red color. Plate number is [PLATE]. Need 10-78 for unit available.

ID

Untuk situasi [SITUATION] terakhir di [LOCATION], terdapat store robbery dan hostage situation yang aktif. Kemungkinan terdapat 2 61 [SUSPECT] di dalam bersama 1 HOSTAGE. Untuk 60 adalah [VEHICLE] berwarna merah. Nomor plate adalah [PLATE]. Membutuhkan 10-78 untuk unit yang tersedia.

Kapan dipakai: saat tiba di lokasi dan sudah punya gambaran situasinya.

10.2 Information Checklist
  1. SITUATION — jenis kejadian
  2. LOCATION — lokasi kejadian
  3. SUSPECTS — jumlah dan deskripsi 61
  4. HOSTAGES — jumlah sandera
  5. VEHICLE — deskripsi 60
  6. PLATE — nomor plate
  7. BACKUP REQUEST — permintaan unit tambahan
Radio

Breaking Off from a Case

Meninggalkan lokasi kasus sebelum situasi dinyatakan Code 4. Wajib meminta izin IC terlebih dahulu.

11.1 Requesting Permission

EN

To IC, this is [CALLSIGN]. Permission for breaking off. I have processed the suspect under the name of [NAME].

ID

Untuk IC, ini [CALLSIGN]. Meminta izin untuk break off. Saya sudah memproses suspect atas nama [NAME].

Kapan dipakai: saat tugasmu di lokasi sudah selesai. Tunggu izin IC sebelum meninggalkan lokasi.

11.2 After Permission

EN

Dispatch, [CALLSIGN] is 10-8. Back to patrol.

ID

Dispatch, [CALLSIGN] kembali 10-8. Kembali patroli.

Kapan dipakai: setelah IC memberi izin break off. Kembali ke 10-8 saat unit sudah available.

Radio

Quick Radio Flow

Ringkasan alur radio untuk dibaca cepat. Ikuti jalur sesuai situasi yang sedang dihadapi.

Alur Patroli & Traffic Stop

Patrol → Traffic Stop

  1. PATROL
  2. 10-8
  3. TRAFFIC STOP
  4. 10-55
  5. CHECK 28 / 29
  6. CODE 4 → 10-8

10-55 → Pursuit

  1. 10-55
  2. PURSUIT
  3. 10-57
  4. 10-78 BACKUP

10-55 → Felony Stop

  1. 10-55
  2. WARRANT / BOLO
  3. 10-38 FELONY STOP
  4. VEHICLE SEARCH
  5. VEHICLE DISPOSITION
    CLEAR → IMPOUND PUBLIC
    NOT CLEAR / BOLO → SEIZE TO POLICE
  6. 95 SUSPECT
  7. PROCESSING
  8. BREAK OFF / 10-8

Narcotics — 34 → 57

  1. 34
  2. 57
  3. 10-78
  4. PURSUIT

Active Situations

  1. 31A / 31B / 90
  2. 10-76
  3. ON-SCENE REPORT
  4. REQUEST 10-78 IF NEEDED
Prosedur

Prosedur Penangkapan

  1. Setelah pengejaran/tindakan kriminal, suspect yang menyerah harus mengangkat tangannya.
  2. Gunakan Taser saat melakukan penodongan kepada suspect.
  3. Jika suspect berusaha melarikan diri, taser lagi. Beri peringatan saat suspect terjatuh. Jika sampai ketiga kalinya tidak menyerah, langsung borgol suspect.
  4. Bacakan MIRANDA RIGHTS saat memborgol suspect.
  5. Jika terjadi skema menenggelamkan diri / suspect melarikan diri (atas perintah IC), lakukan pelumpuhan menggunakan senjata api, lalu angkut ke mobil.
  6. Lakukan GSR Test (ALT) ke badan suspect — jika positif berarti menggunakan senjata — dan foto sebagai bukti.
  7. Masukan ke dalam kendaraan dan bawa ke station terdekat.
Prosedur

Memproses Suspect

  1. Saat sampai di station, bawa suspect ke Sel Tahanan/Ward. Jika banyak suspect, letakkan di tempat luas di station.
  2. Jika suspect pingsan, panggil EMS dan lakukan prosedur BLS, serta cek GSR Test.
  3. Saat suspect pingsan, foto barang bawaan suspect terlebih dahulu (pastikan pas) dan foto GSR Test-nya.
  4. Setelah dibangunkan EMS, biarkan membayar biaya pengobatan, lalu borgol dan bacakan Miranda Right (jangan kelamaan).
  5. Geledah barang bawaan suspect (badan dan tas), foto untuk bukti yang dimasukkan ke MDT.
  6. Sita semua barang ilegal: Senjata, Narkoba, Uang Merah, dan barang ilegal lainnya.
  7. Setelah disita, lepas borgol dan minta suspect melepas topi/kacamata/masker yang menutupi muka.
  8. Minta ID Card lalu foto. Jika tidak punya ID, lakukan Fingerprint, lalu berikan papan mugshot dan foto.
  9. Fingerprint: bawa ke meja fingerprint, masukkan nomor kantong. Jika layar mengeluarkan kode, copy dan foto kode tersebut.
  10. Buka MDT → menu 'Profile', masukkan kode tadi di pencarian. Akan keluar pemilik asli kode tersebut.
  11. Masuk menu 'Incident', cari insiden yang kamu tangani. Pilih tanda + di kolom 'Criminal', masukkan nama suspect.
  12. Masukkan penal code di bagian 'Handle Charge' sesuai arahan IC.
  13. Setelah semua charge masuk, bacakan ke suspect: penal code, denda, dan masa tahanannya.
  14. Tanyakan apakah Plead Guilty atau tidak. Jika tidak, dia bisa memanggil pengacara untuk ke persidangan.
  15. Jika Plead Guilty, kirim denda via 'Send Fine' (kanan bawah) dan centang Processed & Plead Guilty.
  16. Denda juga bisa via tablet (F1) → Billing. Masukkan nomor kantong & denda sesuai MDT. Wajib bayar via bank (bukan Cash).
  17. Cek Billing di History. Jika belum bayar, gunakan 'Force Pay' dari history bill suspect.
  18. Panggil DOC Central atau DOC Lokal untuk membawa suspect ke Penjara.
  19. Jika suspect court verdict, panggil DOC Central untuk escort. Jika tidak ada, lakukan /jail 99999.
Prosedur

Penggunaan MDT

Catatan penting saat memproses suspect di MDT.

  • Denda dibacakan full, contoh: 24562 dolar (dua puluh empat ribu lima ratus enam puluh dua dolar). Tidak boleh kurang dari denda yang diterima.
  • Masa tahanan dibacakan, contoh: 90 bulan (tergantung IC jika ada pengurangan).
  • Charge digunakan 1 kali saja. Jika ada 2 senjata jenis sama bisa ditumpuk jadi 2x.
  • Bagian Warrant dihidupkan jika terdapat suspect yang dicari/buron.
  • Processed & Plead Guilty dihidupkan jika suspect telah diproses, merasa bersalah, dan sudah membayar denda.
  • Processed dihidupkan tapi Plead Guilty tidak, jika suspect terkena charge yang membuatnya harus dibawa ke pengadilan.
  • Langsung kirim suspect via jail di MDT jika tidak ada DOC available, atau gunakan /jail.
Prosedur

Impound Kendaraan

Impound Police / Impound Sita
  1. Impound sita dilakukan jika kendaraan suspect berada di lokasi sebuah kasus.
  2. Bisa digunakan jika mobil suspect masuk ke dalam air.
  3. Bisa digunakan jika mobil suspect dibiarkan dan suspect kabur menggunakan kendaraan lain (changing vehicle saat pengejaran).
  4. Kendaraan yang boleh di-Impound Sita harus dari persetujuan IC.
  5. Check identitas kendaraan: F1 → Police Interaction → next page → Checking Vehicle.
  6. Foto dengan mata satu, deskripsi kendaraan tersebut.
  7. Check MDT mengenai kendaraan dan pemiliknya.
  8. Check Trunk dan Glove Box dengan mata satu, lalu foto untuk evidence.
  9. Foto kendaraan terlihat seluruh bagian dan plate number-nya.
  10. Jika ada barang ilegal, ambil menggunakan sarung tangan.
  11. Jika sudah clear, lakukan Impound Sita: F1 → Police Interaction → next page → Impound Sita (tulis di threads & MDT, terutama jika ada tampering).
  12. Masukan semua evidence ke Threads di Website Putih bagian Impound Police, sertakan nomor MDT.
  13. Tulis semua deskripsi kendaraan & kasus, tampilkan foto evidence.
  14. Jika perampokan/aktivitas ilegal dan suspect tertangkap, kendaraan TIDAK pakai impound police melainkan IMPOUND VEHICLE PUBLIC.
Pengeluaran Kendaraan dari Impound Police
  1. Minta identitas dari warga yang ingin mengeluarkan kendaraannya.
  2. Minta Plate Number kendaraan.
  3. Check riwayat & catatan warga dan kendaraan (di MDT dan Website Putih bagian Impound Police).
  4. PASTIKAN baca NOTES di profile dan kendaraan di MDT & Website. Contoh: notes kasus narkoba — tidak boleh dikeluarkan sampai tanggal tertentu.
  5. Untuk kasus seperti itu, JANGAN keluarkan kendaraan tanpa sepengetahuan IC yang memegang kasus.
  6. Pastikan kendaraan BOLO atau tidak. Jika BOLO, proses sesuai incident MDT (mis. bayar denda dari kasus di MDT).
  7. Jika catatan warga & kendaraan bersih, keluarkan kendaraan.
  8. Check kembali Trunk & Glovebox sebelum diberikan.
  9. Tagih regulasi pengeluaran kendaraan sita sebesar $5,000.
  10. Berikan kunci kepada warga saat kendaraan sudah diberikan.
Prosedur

BLS & Miranda Right

Prosedur BLS
  1. Amankan Suspect/Deputy yang terluka ke tempat aman.
  2. Lakukan pertolongan pertama dengan CPR (emote CPR). Utamakan Deputy/Officer terlebih dahulu.
  3. Berikan tanda saat melakukan BLS (/me Melakukan BLS / Applying BLS).
  4. Setelah BLS diberikan (/do BLS diberikan / BLS Applied).
  5. Hubungi EMS dari lokasi terdekat (Alta / Roxwood Hospital).
  6. Beritahu EMS bahwa telah melakukan BLS.

Miranda Right (English)

You have the right to remain silent, anything you say can and will be used against you in the court of law. You have the right to an attorney. If you cannot afford one, one will be provided to you. Do you understand?

Miranda Right (Indonesia)

Anda berhak untuk diam, apapun yang anda katakan dapat melawan anda di pengadilan. Anda berhak memanggil seorang pengacara, jika tidak ada maka negara yang akan memberikannya untuk anda. Apakah anda mengerti?

Prosedur

Peraturan Tidak Tertulis

  • Jika memproses suspect, arahkan bodycam di vest ke arah suspect (boleh menggunakan mata 3).
  • Jika suspect masih terkapar (belum diobati dokter), sempatkan tes GSR-nya lalu foto.
  • Foto isi tas dan badan suspect untuk evidence, setorkan ke MDT dan Threads.
  • Bawa suspect lewat pintu BELAKANG. DILARANG KERAS membawa suspect lewat pintu depan.
  • JANGAN LUPA membaca Miranda Right saat memborgol suspect.
Senjata

Senjata Illegal / Contraband

Class 1

  1. Pistol .50
  2. Ceramic Pistol
  3. X17 Modular
  4. Machine Pistol
  5. ST84 Skull n Sword
  6. MX18 Classyblue

Class 2

  1. Mini SMG
  2. Micro SMG
  3. SMG
  4. Navy Revolver
  5. KVR
  6. Pump Shotgun
  7. Revolver Black
  8. Sawn Off Shotgun
  9. SDR7
  10. VTN33 Graveshift

Class 3

  1. Double Action
  2. Assault Rifle
  3. Carbine Rifle
  4. MB47
  5. AGC
  6. BK12
  7. Dragon
  8. Scarl Godzilla
  9. AK47 Purplefunk
  10. AKT
  11. Foolv2 RED
  12. M6A9 Diamond Soul
  13. Scarl Rusty
  14. M4 T Neon
  15. Integrale
Penal Code

Penal Code — Robbery

Contoh penal code untuk memproses suspect pada berbagai jenis perampokan. Bacakan denda dan masa tahanan sesuai yang tertera.

Robbery LTD

Commercial Robbery (LTD Robbery)
  • Hostages (1-2 sandera) / Aggravated Hostages (3-4 sandera)
  • Reckless evading to peace officer / reckless driving (untuk driver)
  • Possession of stolen goods (uang merah & benda yang didapat)
  • Barang bawaan dari suspect

Robbery Fleeca

Grand Larceny Public Bank (Fleeca Robbery)
  • Hostages (1-2) / Aggravated Hostages (3-4)
  • Reckless evading to peace officer / reckless driving
  • Possession of stolen goods
  • Barang bawaan dari suspect

Grupee, Cash Exchange, Laudromart, Bobcat, Cargo Robbery

Grand Larceny Major Property
  • Hostages (1-2) / Aggravated Hostages (3-4)
  • Reckless evading to peace officer / reckless driving
  • Possession of stolen goods
  • Barang bawaan dari suspect

Pacific Bank, Maze Bank, Blaine County Bank Robbery

Grand Larceny Federal Bank
  • Hostages (1-2) / Aggravated Hostages (3-4)
  • Reckless evading to peace officer / reckless driving
  • Possession of stolen goods
  • Barang bawaan dari suspect

Robbery Vangelico Jewelry

Robbery to Vangelico Property
  • Hostages (1-2) / Aggravated Hostages (3-4)
  • Reckless evading to peace officer / reckless driving
  • Possession of stolen goods
  • Barang bawaan dari suspect
Penal Code

Penal Code — Kekerasan

Gang War

Gang Related Shooting (Gang War)
  • Criminal Use of Firearm (jika GSR positif melakukan penembakan)
  • Barang bawaan dari suspect

Penyerangan terhadap Deputy/Officer

Assault with Deadly Weapon to Government Employee
  • Criminal Use of a Firearm (jika GSR positif)
  • Disturbing the peace (mengganggu ketertiban)
  • Barang bawaan dari suspect
Penal Code

Penal Code — Properti

  • Destruction of Government Property — merusak, merobohkan, atau menghancurkan fasilitas/properti milik pemerintah secara sengaja dengan skala kerusakan mayor (besar).
  • Vandalism — perusakan ringan (minor physical damage) atau pengotoran properti milik orang lain/publik (contoh: corat-coret/graffiti, menggores, atau merusak fasilitas pribadi/publik).
  • Vandalism on Government Property — perusakan ringan (minor physical damage) atau pengotoran yang secara spesifik dilakukan terhadap properti milik Pemerintah/Negara.
Penal Code

Penal Code — Senjata

Pasal yang terkena jika suspect kedapatan membawa senjata.

  • Criminal Use of a Firearm — jika kedapatan positif menggunakan senjata.
  • Criminal Possession of a Firearm [Class 1/2/3] — membawa senjata ilegal sesuai class.
  • Possession of Unlicensed Firearm [Class 1] — membawa Pistol/Handgun gunstore tanpa lisensi.
  • Possession of Unlicensed Firearm [Class 2] — membawa Shotgun/Rifle gunstore tanpa lisensi.
  • Usage of Suppressor — dengan sengaja menggunakan, memasang (attach), melengkapi (equip), ataupun menembakkan senjata api yang telah terpasang Suppressor, tanpa kewenangan atau otorisasi yang sah.
Penal Code

Penal Code — Amunisi & Vest

  • Unlawful Possession of Ammunition — membawa < 300 butir (jenis apapun, total < 300).
  • Illegal Distribution of Ammunition — membawa > 300 dan < 2000 butir.
  • Ammunition Smuggling (Court Verdict) — membawa > 2000 butir.
  • Misdemeanor Possession of Bulletproof Vest — membawa < 10 vest.
  • Felony Possession of Bulletproof Vest (Court Verdict) — membawa 10 atau lebih vest.
Penal Code

Penal Code — Narcotics

  • Misdemeanor Possession of Schedule I — weed bag dam opium bag < 60 gram.
  • Felony Possession of Schedule I — weed bag dan opium bag > 60 gram.
  • Misdemeanor Possession of Schedule II — meth bag dan cocaine < 100 gram.
  • Felony Possession of Schedule II — meth bag dan cocaine > 100 gram.
  • Distribute of a Schedule Category — kedua jenis narcotics total > 800 gram.
  • Drug Smuggling — kedua jenis narcotics total > 2000 gram.
  • Drug Trafficking — kedua jenis narcotics total > 4000 gram.
  • Drugs Selling — setiap orang yang menjual atau menawarkan untuk menjual suatu zat yang diawasi kepada orang lain, serta memiliki zat yang diawasi tersebut, dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana penjualan narkoba.
  • Possession of Drug Paraphernalia — alat produksi (A < 10, B > 10): Meth Oven, Meth Table, Bagging Table, Baggy, Planting Pot, Cannabis Seed, Weed, Phos, Pseudo, Acid, Liquid Meth, Meth.
  • Drug Manufacturing — melakukan proses produksi kedua jenis schedule controlled substances.
  • Unlawful Possession of Poppy — kepemilikan 101 kg – 200 kg Poppy tanpa izin yang sah.
  • Felony Possession of Poppy — kepemilikan 201 kg – 300 kg Poppy tanpa izin yang sah.
  • Aggravated Possession of Poppy (Court Verdict) — kepemilikan 301 kg atau lebih tanpa izin yang sah.
Penal Code

Penal Code — Traffic

  • Possession of Nitrous Oxide — menguasai, membawa, atau menyimpan tabung Nitrous Oxide (NOS) yang diperuntukkan bagi peningkatan performa kendaraan tanpa izin sah (authorization).
  • Use of Nitrous Oxide — mengaktifkan atau menggunakan sistem injeksi Nitrous Oxide (NOS) pada kendaraan secara ilegal saat kendaraan beroperasi/dikemudikan.
  • Failure to Use Required Safety Equipment (Ticket Only) — mengemudikan atau menumpang kendaraan bermotor di jalan umum tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan yang diwajibkan oleh hukum (termasuk namun tidak terbatas pada Helm dan/atau Sabuk Pengaman / Seat Belt).
Penal Code

Penal Code — Lainnya

  • Possession of Unauthorized Device (Hacking Device) — membawa lockpick atau kartu seperti green card.
  • Minor Possession of Illegal Money — uang merah < 50.000.
  • Third Degree Possession of Illegal Money — uang merah < 149.999.
  • Second Degree Possession of Illegal Money — uang merah < 399.999.
  • First Degree Possession of Illegal Money (Court Verdict) — uang merah > 400.000.
Form Helper

Patrol Report Generator

Deputy Information1

ReportFirst Report

Evidence

ReportSecond Report

Evidence

Generated Outputempty

Isi form di atas lalu tekan Generate — BBCode muncul di sini.

Previewlive

Form Helper

Penal Code Generator

Centang / isi apa yang suspect bawa dan lakukan — daftar pasal yang berlaku muncul otomatis di panel bawah. Cukup sebagai bantuan cepat, keputusan akhir tetap di tangan deputy.

Robbery1

Kekerasan2

Properti3

Senjata Api4

Amunisi & Vest5

Narcotics6

Traffic7

Lainnya8

Pasal yang Dikenakan0 pasal

Isi form di atas — daftar pasal muncul di sini secara otomatis.